Saya Wisnu — programmer dan analis sistem dengan 6+ tahun pengalaman membangun sistem nyata: dari ERP manufaktur, payment gateway, hingga arsitektur microservices. Kode saya lahir dari pemahaman masalah bisnis, bukan template.
"Kode yang baik bukan sekadar yang berjalan tanpa error — melainkan yang bisa dipahami orang lain 2 tahun kemudian tanpa harus tanya saya. Itu standar yang selalu saya pegang di setiap project."
Perjalanan dari freelance web biasa hingga menangani sistem enterprise — dimulai dari satu kebiasaan: mendengarkan dulu sebelum mulai nulis kode.
Saya mulai serius di dunia programming sekitar 2018, awalnya bantu bikin website profil untuk UMKM. Tapi saya sadar, masalah klien bukan di tampilannya — masalahnya ada di sistemnya. Data dobel, laporan masih manual, sistem tidak bisa scale.
Titik baliknya waktu saya terlibat implementasi ERP untuk perusahaan distribusi FMCG dengan ratusan SKU. Di sana saya belajar betapa pentingnya analisis kebutuhan yang matang sebelum satu baris kode pun ditulis. Sejak itu fokus saya bergeser ke backend dan arsitektur sistem.
Saya pernah membangun sistem absensi terintegrasi fingerprint device untuk pabrik, merancang API gateway untuk startup fintech lokal, hingga mengembangkan chatbot berbasis RAG untuk customer service e-commerce.
Prinsip kerja saya: estimasi waktu yang jujur, komunikasi terbuka, dan dokumentasi rapi — karena sistem yang bagus harus bisa diteruskan orang lain, bukan menciptakan ketergantungan pada saya.
Setiap project dimulai dengan memahami konteks bisnis secara mendalam — bukan langsung membuka code editor.
Membangun sistem dengan pemisahan logic yang jelas — Controller, Service, Repository — agar mudah di-maintain, di-test, dan dikembangkan tanpa merusak core system yang sudah berjalan.
Menerjemahkan Business Requirement Document (BRD) menjadi System Requirement Specification (SRS) yang teknis dan akurat — sehingga tidak ada miskomunikasi di tengah jalan pengembangan.
Merancang struktur database yang efisien dan API yang bersih sejak awal — bukan refactor terburu-buru saat sistem sudah tidak kuat menampung pertumbuhan data dan pengguna.
Spesialisasi teknis untuk mempercepat digitalisasi dan menyelesaikan bottleneck sistem di perusahaan Anda.
Pengembangan sistem internal perusahaan — ERP, HRIS, Inventory, CRM — berbasis web yang responsif, aman, dan dirancang mengikuti alur kerja bisnis Anda yang spesifik, bukan software jadi.
Membangun RESTful API yang bersih, terdokumentasi lengkap dengan Swagger, dan siap melayani volume data tinggi. Termasuk desain microservices bila sistem perlu dipisah per domain.
Sistem lambat sering bukan masalah server — tapi query yang tidak efisien. Saya audit query, perbaiki indexing, normalisasi schema, dan pasang caching layer untuk percepat performa.
Dari BRD ke SRS, dari SRS ke ERD dan DFD. Saya bantu merumuskan kebutuhan sistem dengan dokumen yang bisa langsung dijadikan acuan tim developer — bahkan jika timnya bukan saya.
Sebagian project bersifat NDA — ditampilkan secara umum tanpa data klien yang sensitif.
Manajemen stok real-time untuk distributor dengan 200+ SKU. Modul pembelian, penjualan, mutasi gudang, dan laporan otomatis. Response time turun 70% setelah optimasi query.
Dashboard kehadiran terintegrasi fingerprint device. Rekap bulanan otomatis, perhitungan lembur, izin/cuti online, dan export laporan Excel untuk proses payroll.
Middleware yang menyatukan Midtrans, Xendit, dan Doku ke satu endpoint terpadu. Termasuk webhook handler, retry logic, dan audit log transaksi lengkap.
Marketplace B2B dengan manajemen toko, negosiasi harga, sistem approval berjenjang, dan dashboard analitik per seller. Support ribuan SKU per merchant.
Platform monitoring kamera CCTV via browser dengan deteksi gerak otomatis, notifikasi alert ke WhatsApp/Telegram, rekam terjadwal, dan akses multi-user berjenjang.
Chatbot customer service untuk e-commerce yang menjawab pertanyaan produk, status order, dan kebijakan return dari knowledge base perusahaan secara akurat dan kontekstual.
Kepercayaan klien adalah hasil dari komunikasi yang jujur dan deliverable yang sesuai ekspektasi.
"Wisnu bukan cuma nulis kode, dia beneran ngerti bisnis kita. Dia tanya-tanya dulu soal alur kerja gudang sebelum mulai ngoding. Hasilnya sistem inventory kita jauh lebih relevan dibanding software jadi yang pernah kita coba."
"Yang saya suka, dia kasih estimasi waktu yang realistis dan tidak pernah overpromise. Waktu ada bug production jam 11 malam, dia langsung on dan fix dalam 30 menit. Itu yang buat saya terus kerja sama dia."
"Dokumentasinya rapi — ERD, SRS, API docs semuanya lengkap. Waktu tim internal kami lanjutkan pengembangannya, mereka tidak perlu banyak bertanya. Standar yang jarang kami dapat dari freelancer."
Ceritakan masalah bisnis Anda. Kita diskusi dulu tanpa biaya — saya lebih suka memastikan kita cocok sebelum mulai.